#AliranRasa3 Kolaborasi yang paling dekat
Ngomongin kolaborasi di Kampung Main Komunitas IP (Ibu Profesional) ada beberapa hal yang saya catat dari pembicaraan hangat di layar tancap Arena Gobak Sodor bersama Yunda Eci dan Yunda Nesri, yang dimoderatori oleh Yunda Saras.
- Kita tidak bisa melakukan suatu hal yang bagus dan menarik dan juga bermanfaat tanpa bantuan orang lain, sehingga butuh berkolaborasi.
- Di dalam berkolaborasi, semua mempunyai peran penting, misalnya dalam event 'ngerujak bareng' kalau tidak ada yang membawa tikar tidak akan terlaksana event tersebut. Orang membawa tikar itu pun adalah peranan penting.
- Dalam berkolaborasi harus menyamakan visi terlebih dahulu agar ritme langkah kita, kemana dulu kita akan menlangkah ke kanan dulu atau ke kiri dulu agar seirama langkah kita dalam berkolaborasi.
- Dalam suatu hal kegiatan atau event yang kita akan lakukan penting untuk dikritisi. Di dalam komponen dalam suatu kolaborasi kalau hanya iya iya saja, setuju setuju saja, manggut-manggut saja itu tidak membuat suatu yang kita buat akan menjadi keren. Karena tempaan kritikan itulah yang membuat matang.
- Terakhir adalah 3 ( tiga ) mantra utama dalam berkolaborasi adalah main bareng, ngobrol bareng dan beraktivitas bareng.
Catatan yang saya ingat sampai ngelotok di kepala saya ini membuat saya berfikir. Sebelum kita berfikir jauh ke depan berkolaborasi dengan warga IP nantinya ketika kita lulus in syaa Allah jadi warga Kampung Komunitas. Ada baiknya kita bercermin dengan diri kita sendiri.
Bahwa tujuan kita adalah yang paling utama adalah mengemban amanah dari Allah. Pertama yaitu tujuan kita hidup di dunia adalah untuk beribadah kepada Allah.
Yang kedua yaitu karena tujuan akhir kita adalah surga. Sebagai seorang perempuab begitu mudahnya wanita masuk surga. Hal ini sesuai dengan Hadist Rasulullah.
Rasulullah SAW bersabda: " Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, " Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka." (HR. Ahmad; shahih).
Taat pada suami itu yang sepertinya mudah untuk diucapkan namun sulit dilakukan. Jangan dulu kita bicara dapat berkolaborasi dengan teman kita atau warga IP nantinya. Tapi kolaborasi sesungguhnya yang paling dekat adalah denhan suami kita. 3 mantra yang disebut tadi itu bisa diaplikasikan dalam kita ingin berkolaboraai dengan suami yaitu:
- Main bareng disini yaitu melakukan sesuatu yang menyengkan seperti layaknya bermain pasti rasanya senang dan capek. Nah saya berfikir ini adalah suatu kebutuhan batinniyah kedua pasangan layaknya suami istri. Jangan lupa niatkan sebagai ibadah dan ada doanya. Jangan sampai gak hafal ya doa berhubungan hehe..
- Ngobrol bareng yaitu saling menjaga komunikasi, ungkapkan apa yang kita butuhkan, apa yang kita inginkan kepada suami karena suami kita bukan 'cenayang' yang bisa tau apa yang kita rasakan. Suami pun pasti butuh kita sebagai sandaran ketika dia ada masalah di kantor, masalah keuangan dan lain sebagainya. Perlunya ngobrol bareng akan menjadikan kita saling mendukung satu sama lain.
- Dan beraktivitas bareng, hampir sama bermain bareng tapi beraktivitas bareng yaitu berkegiatan bareng, nah ini nih yang perlu banget dilakukan dan melibatkan seluruh anggota keluarga yaitu anak-anak. Namun kalau yang masih tinggal di pondok indah mertua atau pondok indah orang tua perlu dilibatkan juga. Jangan sampai tidak sejalan. Kata Ayah boleh, kata Ibu tidak dalam membersamai anak. Saling berperan membantu satu sama lain. Kalau Ibu lagi lelah banget, ayah ambil alih pegang anak-anak sebentar.
Ayah sedang butuh kita, titipkan anakke nenek, ke tante atau minta jagain sebentar tidak ada salahnya.
Beraktivitas bareng sekeluarga kayak membersihkan rumah bareng, membuat jadwal liburan keluarga, mengerjakan aktivitas makan bareng tapi semua anggota keluarga turun tangan pasti lebih nikmat. Ibu masak, ayah mengambil air, anak-anak ada yang mengambil piring ada yang menata makanan di meja makan.
Catatan juga bagi saya khususnya bahwa Jangan dulu jauh-jauh berkolaborasi sama orang lain kalau belum kolaborasi dengan yang paling dekat dengan kita yaitu suami, anak-anak, orang tua kita atau mertua kita.
Bismillah semoga kita bisa berkolaborasi dengan yang orang yang kita sayangi, yang terdekat dengan kita mulai dari sekarang, sekecil apapun akan sangat berarti.
Amelia Rizky Mirza Yunfitri
Calon warga IP Tangsel
#aliranrasa3
#babakmain3orientasi
#KampungMainKomunitas
#KomunitasIbuProfesional
Komentar
Posting Komentar