Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

#AliranRasa3 Kolaborasi yang paling dekat

Ngomongin kolaborasi di Kampung Main Komunitas IP (Ibu Profesional) ada beberapa hal yang saya catat dari pembicaraan hangat di layar tancap Arena Gobak Sodor bersama Yunda Eci dan Yunda Nesri, yang dimoderatori oleh Yunda Saras. - Kita tidak bisa melakukan suatu hal yang bagus dan menarik dan juga bermanfaat tanpa bantuan orang lain, sehingga butuh berkolaborasi. - Di dalam berkolaborasi, semua mempunyai peran penting, misalnya dalam event 'ngerujak bareng' kalau tidak ada yang membawa tikar tidak akan terlaksana event tersebut. Orang membawa tikar itu pun adalah peranan penting. - Dalam berkolaborasi harus menyamakan visi terlebih dahulu agar ritme langkah kita, kemana dulu kita akan menlangkah ke kanan dulu atau ke kiri dulu agar seirama langkah kita dalam berkolaborasi. - Dalam suatu hal kegiatan atau event yang kita akan lakukan penting untuk dikritisi. Di dalam komponen dalam suatu kolaborasi kalau hanya iya iya saja, setuju setuju saja, manggut-manggut saja itu tidak mem...

#AliranRasaBabakMain2 oleh Amelia Rizky Mirza Yunfitri

Alhamdulillah nama saya lulus untuk masuk ke babak selanjutnya yaitu babak main 2 untuk jadi calon warga Kampung Komunitas Ibu Propfesional. Banyak juga teman-teman yang dikeluarkan di group, karena belum sempat mengerjakan Aliran Rasa Babak Main 1 atau terlewat jam deadline mengumpulkan tugas. Qodarulloh mungkin belum jodoh. Sedikit cerita, saya pun dulu pernah masuk group Institut Ibu Profesional (IIP) namun karena masih repot punya balita dan ternayata hamil lagi, saya pun ijin keluar group. Padahal dulu tidak ada uang pendaftaran dan tes untuk masuk jadi anggota (IIP). Setelah saya ingin bergabung Maa syaa Allah IIP tumbuh pesat dan berkembang membersamai para Ibu hebat. Semoga Allah mengganti setiap lelah dari tenaga dan pikiran semua anggota IIP yang ikut terlibat di sini. Biar lelah menjadi Lillah aamiin. Saya pun cukup bingung untuk memilih arena apa yang cocok untuk saya di komunitas. Rasanya ingin semua arena dicoba agar tau sebenarnya saya menyukai dan passion dimana. Namun ...

Catatan Kajian dari Ustadz Dr. Firanda Andirja Abidin, Lc., M.A. di Masjid Nurul Izzah Sekolah Insan Cendikia Madani

 Bismillahirrohmanirrohim Kembali saya membuka catatan kajian pada tanggal 9 Januari 2020 lalu yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Firanda Andirja Abidin, Lc., M.A. di Masjid Nurul Izzah Sekolah Insan Cendikia Madani. Semoga Allah melindungi beliau dan menjadikan setiap ilmu agama islam yang disampaikan menjadi amal jariyah Aamiin. Pagi itu saya datang terlambat, kalau karena urusan anak yang masih balita dan batita itu menjadi alasan klise namun buktinya memang harusnya kalau berniat bisa datang lebih pagi in syaa Allah pasti bisa.  Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah serta istiqomah dalam memudahkan kita menghadiri majelis-majelis ilmu. Aamiin Berikut hal-hal yang menambah kecintaan kita kepada Allah dan dicintai oleh Allah: 1. Suka membaca Al-quran dan men-tadabburi-nya Membaca 1 (satu) ayat namun mentadaburri nya lebih baik daripada khatam Al-qur'an namun tidak men-taddaburi-nya. 2. Mencintai sunnah Di pagi hari kita mengamalkan amalan sunnah seperti membaca dzikir pag...

Kajian Parenting khusus Akhwat : _"Manajemen Emosi dalam Pengusahan"_ oleh *Ustadz Abu Salma Muhammad Hafihuzahullahu Ta’ala*

 Kajian Parenting khusus Akhwat : _"Manajemen Emosi dalam Pengusahan"_ oleh *Ustadz Abu Salma Muhammad Hafihuzahullahu Ta’ala* Tanggal 17 Okt 2019 di TK Hanifa Islamic School Bismillah. Naluri adalah sesuatu yang sudah ada di dalam diri kita atau hewan. Naluri tidak akan keluar bila tidak distimulasi oleh lingkungan luar. Contoh lihat yang lucu akan ketawa. Manusia mendapati dirinya melihat hal2 yang mmbuat marah dia emosi. Yang tidak normal emosi yg muncul menangis sendiri, marah sendiri tanpa faktor luar, perasaan ini muncul random dirasakan oleh wanita. Namun emosi sejatinya biasanya muncul bila ada yg dilihat dirasakan dan emosi suatu hal yg bs dimanage atau diatur. Hadist Nabi Salallahu’alaihi wasalam. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam : “Berilah aku nasihat”. Beliau menjawab, “Janganlah kamu marah” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu 'ala...

Alasan terjadinya pertengkaran dalam rumah tangga

Dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, suasana malam hening hanya ada suara kami berdua, sesekali suara mobil atau motor melintas di depan rumah kami yang terletak di jalan utama. Anak kami yang bungsu sudah tertidur lelap, umurnya baru satu tahun lebih dua bulan tentunya tidurnya masih di kamar kami. Saya memastikan pintu dan jendela tertutup rapat agar suhu AC _(Air Conditioner)_ tetap dingin agar tidurnya nyenyak sehingga dia tidak sampai terbangun dengan suara kami. Kami duduk di ruang makan yang berada persis di depan kamarnya. Kami berbincang-bincang tentang sekolah anak kami yang sulung. Kemarin siang saya baru saja mengambil seragam sekolahnya, mengingat minggu depan kegiatan belajar mengajar segera dimulai. _Alhamdulillah_ Allah telah menitipkan kami tiga anak yang semua adalah perempuan. _Maa syaa Allah tabarakallah._ Selayaknya seorang istri, selepas suami pulang kerja, saya melakukan rutinitas saya sebagai Ibu Rumah Tangga. Saya menyiapkan air putih hangat, menyiapkan baju gant...

#AliranRasa1 Ghiroh Membersamai Anakku Kembali

  "Sayang tolong isi ya aku di mata kamu"  Saya menyodorkan gambar online lewat WA ke suami. Menyuruh dia mengisi lembar main 1 : mengenal potensi diri. Saya baru calon warga kampung komunitas IP (Ibu Profesional) berasa merasa keren kayak 'sekolah lagi' tapi ini sekolah yang seumur hidup sampai liang lahat untuk menjadi Ibu. Dalam lembar main yang saya tuliskan, ada beberapa kendala terkadang kita agak sulit menelusuri diri sendiri, namun akhirnya ketemu apa yang sebenarnya kita sukai, yang kita mau asah lagi untuk menjadi lebih produktif dan apa juga yang perlu kita benahi. Ini saatnya saya kembali jadi saya yang dulu yang bergairah dalam mengurus anak, 2 tahun belakangan sibuk urus bayi. Mempunyai 3 anak itu ternyata menyita waktu sampai-sampai lupa ilmu parenting yang pernah diikuti. Dengan dalih yang penting anak makan, kenyang, main dan tidur.  Tidak hanya itu, dulu masih punya 2 anak saya masih bisa membuat membuat kreatifitas bermain, saat itu anak pertama ...