Minta Apa Saja Sama Allah
"Astagfirulloh, anting Umma ilang" Sambil meraba telingaku yang sebelah kanan sudah tidak ada antingnya.
"Nak, lihat anting Umma gak" Aku bertanya kepada anak-anakku, namun serentak mereka menjawab "enggak".
"Innalillahi wa innaillaihi roji'uun" Aku bergumam sambil mencoba mengikhlaskan kejadian anting hilang ini.
Beberapa hari kemudian, pagi-pagi anak sulungku berkata "Umma, anting aku hilang ma" diikuti anak keduaku pun juga "aku juga Umma ilang pas lagi tidur, bangun udah gak ada"
Kontan aku tersentak dan membaca istighfar "Astagfirullohal 'adzim".
Aku langsung beranjak ke kamar tidur mereka, membuka lipatan selimut berharap siapa tau tersangkut. Kuraba-raba bantal guling siapa tau masuk di dalam sarung bantal atau guling. Kutelusuri seprei kasur namun tak ada juga.
Lalu kudorong spring bed sorong tersebut dan kusapu bawah sampai pojok-pojokan, namun malah ketemukan debu-debu, mainan anak, sebelah kaos kaki. Ya memang sudah qodarulloh. Alhamdulillah hikmahnya jadi bebenah dan bebersih kamar tidur.
Untuk menyenangkan hatiku, kupanggil anak-anak. Daripada mereka pakai anting sebelah-sebelah. Aku menawarkan untuk dibuka saja. Mereka malah senang tidak mau pakai anting. Akhirnya anting mereka kupakai walaupun dengan model anting yang berbeda.
Keesokan hari aku memakai anting, aku bercermin dan melihat telingaku yang memakai anting yang berbeda-beda, apalagi satunya kekecilan.
"Yaudh lah kalau rejeki nanti juga ketemu" Gumamku.
Kadang kala Allah memberi kita rejeki memang tidak disangka-sangka. Waktu bulan ramadhan kemarin kami hendak buka puasa di luar karena memang hari itu aku lagi kecapean sekali dan enggak masak. Suami ngajak keluar, kami pun bersiap-siap namun anak-anak masih bermain. Bolak-balik kusuruh mandi namun mereka tak beranjak karena keasikan bermain.
Tiba-tiba suara "pakeeeeet". Kubertanya memekik "atas nama siapa?" Kurir pengantar barang itupun menjawab "bu Amelia". Ya Allah siapa ya tanyaku dalam hati.
Aku buka maa syaa Allah ayam bakakak manado dari teman group online. Alhamdulillah Allah kasih rejeki lauk ayam yang bisa dimakan buka puasa sekeluarga. Akhirnya kami pun tak jadi buka puasa di luar.
Kembali ke soal anting. Aku minta anak-anak berdoa kepada Allah agar anting yang hilang ditemukan. Qodarulloh setelah beberapa pekan ramadhan. Anting ditemukan anakku yang tersangkut di selimut, satu lagi ditemukan suami di kamar mandi ada, alhamdulillah masih rejeki.
Minta sama Allah, ketika sakit anak-anak selalu diajarkan bahwa setiap minum obat bismillah Ya Allah sembuhkan lah dengan obat ini, Engkau lah yang menyembuhkan.
Bahwa memang Allah yang mengabulkan, bahwa Allah yang menyembuhkan. Semoga karena tauhid kita kuat karena Allah Maha Kaya, Maha mengabulkan doa, Maha Pengasih, Maha Penyayang.
“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina“. (QS. Ghafir: 60)
Kalau memangpun Allah belum kabulkan, Allah tau yang terbaik bagi Hamba Nya. Tidak ada daya upaya selain pertolongan Allah. Minta sama Allah yuk walaupun seremeh apapun.
Selasa, 8 Juni 2021
23.01 wib
Komentar
Posting Komentar