Jadilah Spons Cuci Piring

Maa syaa Allah Alhamdulillah pagi tadi bisa nganter dan jemput mama ngaji. Lalu main di rumah mama, tidur siang, numpang makan tapi jangan lupa kasih duit ya hehe.

Ternyata banyak sekali cerita, berjam-jam ia mengeluarkan curahan hatinya, mungkin kisahnya sudah sering diceritakan sampai beberapa kali, namun Ia menceritakannya lagi.

Tak mengapa, kita bisa berjam-jam 'ngumpul' atau 'nongkrong' sama 'sobat' kita. Tapi coba deh sekali-kali 'ngobrol' panjang lebar sama orang tua kita mumpung Ia masih ada. 

Ibarat spons yang menyerap air sebanyak-banyaknya. Jadilah sebuah spons yang bisa mendengarkan, diam saja, menampung setiap kata-katanya. 

Ia hanya butuh didengarkan bahkan tidak butuh nasehat dari kita. Ia lebih tau pahit getir manis asamnya hidup, hidupnya sudah mengarah ke akhirat, bangun sebelum subuh, mendoakan kita di sepertiga malamnya, lebih banyak waktu untuk mengaji dimasa senjanya.

Maka setiap apa yang Ia sampaikan in syaa Allah ada pelajaran yang dapat kita ambil, ada doa yang terbaik untuk anak-anaknya, menantunya dan cucu-cucunya. Semoga Allah memberikan keberkahan umur untuk orang tua kita yang masih hidup. Aamiin.

Sayangmama
27Feb2022

Komentar