Menjadi Wanita Sholihah

Catatan kajian online bersama Ustadzah Cut Rafiqa Majid pada tanggal 24 April 2021.

Saya sengaja mencatatnya di sini supaya bisa jadi muhasabah diri saya ketika iman sedang turun. 

Bismillah..

- Sebelum kita memposting sesuatu, tanamkan rasa malu, jagalah hijab kita dengan rasa malu. 

Sebelum posting, tanya pada diri kita apa Allah ridho? Apa ada mudhorotnya? Tujuannya apa? 

- Begitu mulianya perempuan dengan mudahnya mendapatkan surga. Seperti dlm hadist Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)

- Tidak mungkin menjadi sholihah, wanita tanpa ilmu. Maka sebagai wanita harus menuntut ilmu syar'i. Karena menuntut ilmu agama adalah wajib.

- Ustadzah juga menyampaikan dengan hati maa syaa Allah sampai menangis beliau ketika menyampaikan dosa lisan wanita.

Dosa lisan kita bila bertemu dengan teman wanita lain berkumpul, membicarakan orang yang tidak ada, senang nongkrong makan kumpul tetapi ujung-ujung nya lisan kita berbicara yang tidak bermanfaat. Maka lebih baik di rumah bila tidak penting untuk keluar rumah.

- Fitrahnya wanita adalah betah di rumah, bagi ummahat yang sudah mempunyai anak. Fitrah anak ketika masih kecil, perempuan di rumah sedangkan laki-laki dia suka main ke luar.

Betah disini artinya terjaga ada di dalam rumahnya.

Ada keperluan seperti menuntut ilmu, sesuai keperluan ada belanja, membantu orang tua. 

Di zaman sekarang, bahwa tidak betah di rumah seperti tidak merasa produktif sehingga kumpul bersama teman, kongkow kumpul namun hanya memuaskan hati sndiri.

Lebih ahsan adalah safar bersama suami, walaupun itu hanya ke pasar, kegiatan sosial pun juga.

Menahan diri di dalam rumahnya. Kewajiban utama seorang wanita, kalau tidak ada urgensinya tetaplah di rumah.

- Bekerja bagi wanita adalah mubah.

Ktika pekerjaan tersebut menimbulkan mudhorot maka tinggalkan. Apalagi terpapar fitnah karena memang bercampur baur laki-laki dan perempuan.

- Fitnah akhir zaman ketika wanita lebih banyak fitnahnya ketika di luar rumah, sandarkan diri kita kpd Allah 💕

- Tetap berhusnudzon kepada Allah bagi hamba nya yang sabar dan ikhlas. Raih keridhoan Allah.

- Tidak ada yang sia-sia. Berterimakasih kepada Allah atas ujian dari Allah.

- Jadilah wanita mahal, wanita idaman sesuai dengan agama kita. In syaa Allah Allah akan memberikan kita kebaikan.

- Tidak berhias untuk orang lain, berhiaslah untuk suami, jangan bertingkah seperti orang jahiliyah dahulu.

- Berpakaian menutup aurat (syar'i).

- Bila keluar rumah harua ada ijin dari suami. Tidak pergi lebih dari 3 hari tanpa adanya suami. Ada urgensi perginya untuk apa?misalnya dalam rangka bermanjelis ilmu atau menjenguk orang sakit.

- Pilihannya hanya dua akhwat yaitu Mau jadi sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita sholihah atau sebesar-besarnya fitnah di dunia.

Semoga kita adalah sebaik-baiknya perhiasan aamiin..

Umma Azura


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Intinya mah Ngobrol!

Alasan terjadinya pertengkaran dalam rumah tangga

Proyek Akhir Tahun Rumbel Menulis IP Tangsel 2021