Wanita Sholihah
Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarokatuh.
Ini catatan saya ketika mengikuti kajian akhwat online via zoom pada tanggal 24 April 2021 bersama Ustadzah Cut Rafiqa Majid.
- Sebelum kita memposting sesuatu, tanamkan rasa malu, jagalah jilbab kita dengan rasa malu. Sebelum posting, tanya pada diri kita apa Allah ridho? Apa ada mudhorotnya? Tujuannya apa? Apakah untuk mendapatkan like, mendambah follower? Kalau memang mau berdakwah haruskah ada foto diri kita terpampang. Bukankah wanita itu mudah sekali terkena fitnah.
- Begitu mulianya perempuan, sehingga dengan mudahnya mendapatkan surga. Seperti di dalam hadist shahih sebagai berikut:
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bertutur,
“إِذَا صَلَّتْ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا؛ قِيلَ لَهَا ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ”.
“Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: “Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau”. (HR. Ahmad dari Abdurrahman bin ‘Auf radhiyallahu’anhu dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albany).
Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, lima waktu saja loh disini disebut. Lalu berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” Maa syaa Allah.
- Tidak mungkin menjadi sholih wanita tanpa ilmu. Maka sebagai wanita harus menuntut ilmu syar'i. Karena menuntut ilmu agama adalah wajib.
-Dalam surah al-Ahzab ayat 33 Allah berfirman, "Dan hendaklah kamu tetap tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul- Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya."
Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, makna ayat di atas artinya tetaplah di rumah-rumah kalian dan janganlah keluar tanpa ada kebutuhan. Termasuk kebutuhan syar'i yang membolehkan wanita keluar rumah adalah untuk shalat di masjid dengan syarat-syarat tertentu.
Fitrahnya wanita adalah betah di rumah, bagi ummahat yang sdh mempunyai anak lebih diutamakan di rumah. Kita tau bahwa fitrah anak ketika masih kecil, perempuan mainnya di rumah sedangkan laki-laki dia suka main ke luar.
Betah disini artinya terjaga ada di dalam rumahnya. Ada keperluan seperti menuntut ilmu, sesuai keperluannya saja, misalnya perlu ada belanja, membantu orang tua itu tidak mengapa dengan menjaga diri memakai pakaian syar'i, tidak berhias, tidak memakai parfum, tidak bertingkah seperti orang jahiliyah dahulu.
Di zaman sekarang, kita melihat wanita banyak yang tidak betah di rumah, tidak merasa produktif ketika di rumah. Hingga akhirnya memilih kumpul bersama teman atau 'kongkow' hanya memuaskan hati sendiri agar 'happy'. Padahal banyak mudhorot ketika kumpul-kumpul, lisan wanita yang banyak tertawa, ghibah, membicarakan yang tidak perlu.
- Lebih ahsan adalah safar bersama suami, walaupun itu hanya ke pasar. Kurangi kegiatan di luar rumah, kalaupun bisa di dalam rumah tidak perlu melakukan kegiatan sosial karena tugas perempuan sesungguhnya seperti yang dikemukakan di Surah Al Ahzab ayat 33.
Menahan diri di dalam rumahnya. Kewajiban utama seorang wanita, kalau tidak ada urgensinya tetap bekerja bagi wanita adalah mubah bukan wajib.
Ktika pekerjaan tersebut menimbulkan mudhorat maka tinggalkan. Apalagi terpapar fitnah krn memang bercampur baur laki-laki dan perempuan.
Sandarkan diri kita kpd Allah. Tetap berhusnudzon kpd Allah bagi hamba nya yang sabar dan ikhlas. Raih keridhoan Allah.
Tidak ada yang sia-sia. Berterimakasih kepada Allah atas ujian dari Allah.
- Jadilah wanita mahal, wanita idaman sesuai ajaran agama islam. In syaa Allah Allah akan memberikan kita kebaikan.
- Pilihannya hanya 2 akhwat yaitu kita mau jadi sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita sholihah. Atau sebesar-besarnya fitnah di dunia. Na'udzubillah
Ummu Azura
28 April 2021
Nah bagian ke pasar dll emang gk tau deh nih blm baca. Krn di arab emang wanita gk blh berdagang di pasar. Nyetir gak blh
Komentar
Posting Komentar